Skip to content
Panduan Memilih Ketebalan Sandwich Panel: 50mm, 75mm, 100mm & 150mm

Panduan Memilih Ketebalan Sandwich Panel: 50mm, 75mm, 100mm & 150mm

Administrator June 12, 2026

Kenapa Ketebalan Sandwich Panel Itu Penting?

Memilih ketebalan sandwich panel yang tepat adalah keputusan krusial dalam setiap proyek konstruksi industri. Ketebalan yang salah bisa membuat bangunan terlalu panas, boros energi, atau bahkan tidak memenuhi standar keselamatan. Sebaliknya, panel yang terlalu tebal membengkakkan anggaran tanpa manfaat tambahan yang sepadan.

Ketebalan sandwich panel secara langsung memengaruhi tiga hal: kemampuan insulasi termal, kekuatan struktural, dan ketahanan terhadap api. Panel 50mm mungkin cukup untuk partisi interior kantor, tetapi tidak akan memadai untuk dinding cold storage yang harus menjaga suhu -20°C.

Artikel ini akan memandu Anda memilih ketebalan yang tepat — dari 50mm hingga 150mm — berdasarkan jenis aplikasi, kebutuhan insulasi, dan anggaran proyek Anda.

Pilihan Ketebalan Sandwich Panel yang Umum di Pasaran

Di Indonesia, sandwich panel tersedia dalam beberapa ketebalan standar. Berikut rincian masing-masing beserta aplikasi idealnya:

50mm — Partisi Ringan dan Interior

Panel 50mm adalah opsi paling ekonomis. Cocok untuk partisi ruangan kantor dalam pabrik, sekat area produksi ringan, atau dinding interior yang tidak terekspos cuaca ekstrem. Panel ini memberikan insulasi termal dasar dan cukup untuk aplikasi non-kritis.

Untuk aplikasi eksterior atau area dengan fluktuasi suhu tinggi, panel 50mm umumnya kurang memadai. Nilai U-value panel 50mm EPS sekitar 0,70 W/m²K — cukup untuk ruangan ber-AC ringan, tetapi tidak untuk cold storage atau cleanroom.

75mm — Dinding Eksterior dan Gudang Standar

Panel 75mm adalah pilihan paling populer untuk dinding dan atap gudang serta bangunan industri umum. Ketebalan ini menawarkan keseimbangan optimal antara biaya dan performa insulasi. Nilai U-value sekitar 0,45 W/m²K untuk core EPS — cukup untuk menjaga suhu interior tetap nyaman di iklim tropis Indonesia.

Panel 75mm juga memiliki kekakuan struktural yang baik, mampu menahan beban angin standar untuk bangunan industri satu hingga dua lantai. Sebagian besar proyek gudang, pabrik ringan, dan bangunan komersial menggunakan ketebalan ini sebagai standar.

100mm — Cold Storage, Cleanroom, dan Insulasi Tinggi

Panel 100mm adalah standar minimum untuk aplikasi yang membutuhkan performa insulasi tinggi. Dengan U-value sekitar 0,22 W/m²K (core PIR), panel ini ideal untuk dinding dan atap cold storage, ruang pendingin, serta dinding cleanroom yang memerlukan kontrol suhu dan kelembapan presisi.

Material core sangat menentukan di ketebalan ini. PIR (Polyisocyanurate) memberikan insulasi superior dibanding EPS dan memiliki fire rating lebih baik. Untuk cold storage suhu rendah (-20°C ke bawah), panel PIR 100mm adalah pilihan minimum yang direkomendasikan.

150mm — Aplikasi Suhu Ekstrem dan Tahan Api Tinggi

Panel 150mm digunakan untuk aplikasi berat: cold storage suhu sangat rendah (-40°C), freezer room skala industri, atau bangunan yang memerlukan fire rating EI120 atau EI240. U-value panel 150mm PIR bisa mencapai 0,15 W/m²K — memberikan efisiensi energi maksimal untuk operasional jangka panjang.

Meskipun harganya lebih tinggi, penghematan biaya listrik dari insulasi superior sering kali mengembalikan investasi dalam 2-3 tahun untuk cold storage besar atau fasilitas yang beroperasi 24 jam.

Penampang melintang sandwich panel menunjukkan ketebalan core

Faktor-Faktor yang Menentukan Pemilihan Ketebalan

Selain aplikasi, beberapa faktor teknis harus dipertimbangkan sebelum memutuskan ketebalan panel:

  • Beban angin dan gempa: Panel lebih tebal memiliki kekakuan lebih tinggi. Untuk bangunan di zona angin kencang atau rawan gempa, pertimbangkan panel minimal 75mm untuk dinding eksterior.
  • Jenis core material: PIR memberikan insulasi 30-40% lebih baik dibanding EPS pada ketebalan yang sama. Panel PIR 75mm bisa setara dengan EPS 100mm untuk aplikasi tertentu.
  • Jarak antar purlin: Untuk atap dengan jarak purlin lebar (>1,5m), panel 75mm atau 100mm lebih disarankan untuk mencegah defleksi.
  • Regulasi bangunan: Beberapa pemerintah daerah mensyaratkan fire rating minimum untuk bangunan industri. Panel rockwool 100mm atau 150mm mungkin wajib untuk sektor tertentu.
  • Anggaran jangka panjang: Hitung biaya operasional 5-10 tahun, bukan hanya biaya material awal. Panel lebih tebal dengan insulasi lebih baik sering kali lebih hemat dalam jangka panjang.

Kesalahan Umum dalam Memilih Ketebalan Sandwich Panel

Berikut beberapa kekeliruan yang sering terjadi dan cara menghindarinya:

  1. Memilih panel paling murah tanpa memperhitungkan beban termal. Panel 50mm untuk dinding cold storage adalah kesalahan fatal — tagihan listrik akan melonjak dan suhu sulit dipertahankan. Selalu hitung beban pendinginan sebelum memilih.
  2. Mengabaikan perbedaan core material. EPS 100mm ≠ PIR 100mm. Jangan hanya melihat ketebalan tanpa memperhatikan jenis core yang digunakan.
  3. Tidak memperhitungkan ekspansi di masa depan. Jika ada kemungkinan upgrade ke cold storage atau cleanroom dalam 5 tahun, pertimbangkan panel 100mm dari awal.
  4. Menggunakan ketebalan yang sama untuk dinding dan atap. Atap menerima beban termal lebih tinggi dari sinar matahari langsung. Di Indonesia, atap sering membutuhkan satu tingkat ketebalan di atas dinding.

Cara Menghitung Kebutuhan Panel Berdasarkan Ketebalan

Setelah memilih ketebalan, langkah selanjutnya adalah menghitung jumlah panel yang dibutuhkan. Rumus dasarnya sederhana: luas area (m²) ÷ luas per lembar panel. Namun, tambahkan 5-10% untuk waste factor (potongan, fitting, dan kerusakan).

Untuk proyek besar, konsultasikan dengan kontraktor atau supplier untuk perhitungan yang lebih akurat. Panel dengan ketebalan berbeda mungkin memiliki lebar efektif yang berbeda karena sistem joint-nya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa perbedaan utama panel 75mm dan 100mm untuk gudang biasa?

Panel 75mm cukup untuk gudang penyimpanan umum tanpa kontrol suhu ketat. Panel 100mm direkomendasikan jika gudang menyimpan barang sensitif suhu, memiliki aktivitas pekerja tinggi (beban panas internal), atau berlokasi di daerah dengan suhu udara ekstrem. Selisih biaya sekitar 20-25%, tetapi penghematan energi bisa signifikan untuk gudang berpendingin.

Apakah panel 50mm bisa digunakan untuk atap?

Tidak direkomendasikan untuk atap bangunan industri di Indonesia. Atap menerima radiasi matahari langsung yang signifikan — panel 50mm akan mentransfer terlalu banyak panas ke dalam bangunan. Minimal gunakan panel 75mm untuk atap, dan pertimbangkan 100mm jika area di bawah atap digunakan sebagai ruang kerja aktif.

Bagaimana cara memilih ketebalan untuk cold storage?

Untuk cold storage, gunakan kalkulasi beban termal sebagai panduan utama. Sebagai acuan umum: chiller room (0°C–5°C) minimal panel PIR 75mm, freezer room (-18°C) minimal PIR 100mm, dan blast freezer (-40°C) minimal PIR 150mm. Konsultasikan dengan spesialis cold storage untuk kalkulasi yang akurat berdasarkan dimensi ruangan dan produk yang disimpan.

Kesimpulan

Memilih ketebalan sandwich panel yang tepat adalah investasi yang memengaruhi kenyamanan, keamanan, dan biaya operasional bangunan Anda selama puluhan tahun. Jangan terjebak memilih berdasarkan harga termurah — pertimbangkan aplikasi spesifik, kondisi lingkungan, dan total biaya kepemilikan jangka panjang.

Untuk proyek standar seperti gudang dan pabrik ringan, panel 75mm adalah pilihan aman. Untuk cold storage, cleanroom, atau bangunan dengan persyaratan insulasi tinggi, minimal gunakan 100mm. Dan untuk aplikasi suhu ekstrem atau tahan api tinggi, panel 150mm adalah investasi yang tepat.

Butuh bantuan menentukan spesifikasi yang tepat untuk proyek Anda? Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk konsultasi gratis dan penawaran harga terbaik. Tim teknis kami siap membantu menghitung kebutuhan panel Anda — tanpa biaya, tanpa kewajiban.

Tetap Terhubung

Siap Memulai Proyek Anda?

Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan penawaran kompetitif