Tahun 2026 memberi bukti yang sulit dibantah: bangunan modular sudah masuk ke belanja negara. Kementerian Pekerjaan Umum memakainya untuk hunian sementara pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara dengan jumlah unit yang masuk kategori proyek besar.
Artikel ini untuk pembeli institusi: dinas perumahan, satuan kerja kementerian, BUMN, serta perusahaan tambang dan perkebunan yang berbelanja lewat prosedur pengadaan. Isinya tiga hal — apa yang sudah dikerjakan pemerintah, spesifikasi yang biasa muncul di dokumen lelang, dan jalur administrasi yang perlu disiapkan sejak penganggaran.
Huntara Modular Sudah Jadi Pilihan Kementerian PU
Pada Februari 2026 Kementerian PU mengerjakan 1.301 unit hunian modular untuk korban bencana Sumatera: 1.056 unit di Aceh dan 245 unit di Sumatera Utara. Per 9 Februari 2026 rata-rata progresnya 47 persen dengan target tuntas akhir Februari, dikebut agar siap huni sebelum Lebaran.
Sebarannya memperlihatkan pola paket per kabupaten. Direktorat Jenderal Prasarana Strategis mencatat 252 unit di Tapanuli Selatan, 202 kepala keluarga di Bener Meriah, dan 114 modul untuk 84 keluarga di Aceh Tamiang, lengkap dengan unit sanitasi dan ruang komunal. Di Kabupaten Tegal, huntara modular dipakai untuk korban bencana tanah geser.
Metodenya disebut Modular Lite atau MOLI, dikerjakan antara lain oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung. Yang membuatnya dipilih bukan harga, melainkan pemasangan tanpa alat berat, waktu kerja yang pendek, dan limbah konstruksi yang jauh lebih sedikit.
Pelajaran untuk penyusun spesifikasi: kata kunci yang berulang di proyek ini adalah sistem baut, bongkar pasang, dan tanpa alat berat — bukan nama merek. Rincian teknis bangunan tahan gempa dibahas di artikel hunian sementara tahan gempa.
Bedah Rumah dan Huntara Bukan Jalur yang Sama
Dua program ini sering dicampur dalam satu pertanyaan, padahal mekanismenya berbeda jauh. Bedah rumah berjalan lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, dengan dasar Peraturan Menteri PKP Nomor 10 Tahun 2025.
Besarannya, menurut keterangan Kementerian PKP, Rp20 juta per rumah untuk wilayah reguler — terdiri atas Rp17,5 juta material bangunan dan Rp2,5 juta upah kerja. Papua dan Maluku Utara memakai angka lebih tinggi. Target 2026 mencapai 400 ribu unit dengan anggaran yang disebut di kisaran Rp8,3 sampai Rp8,57 triliun, dan realisasinya 46,72 persen per 30 September 2026.
Artinya BSPS adalah bantuan dana yang dikelola penerima secara swadaya, bukan pintu untuk membeli unit modular jadi. Nilai Rp20 juta juga tidak sebanding dengan satu unit hunian utuh. Bangunan modular masuk lewat jalur lain: paket kontraktual satuan kerja, belanja barang instansi, atau katalog elektronik.
Salah memilih mata anggaran berarti paket tertahan di verifikasi, bukan di lapangan. Rujukan resmi program BSPS ada di situs Kementerian PKP.

Sedang menyusun kerangka acuan kerja atau rencana anggaran untuk paket hunian, pos jaga, atau kantor lapangan? Kirimkan jumlah unit, lokasi, dan target waktu pasang lewat halaman kontak kami. Tim pabrik Cikarang akan menyiapkan pricelist, usulan denah, dan jadwal survei lokasi agar spesifikasi di dokumen Anda realistis sebelum paket diumumkan.
Spesifikasi yang Biasa Diminta Dokumen Pengadaan
Smart Modular House produksi PT Sunrise Purification Technology di Cikarang dibangun dengan konfigurasi yang sejalan dengan permintaan dokumen pengadaan. Berikut butir yang paling sering ditulis panitia:
- Rangka baja galvanis sistem baut atau knock-down dengan corner fitting di tiap sudut, sehingga unit dapat dibongkar dan dipindahkan setelah masa pakai berakhir.
- Dinding sandwich panel EPS densitas 10, atau densitas 15 untuk kebutuhan tahan api, atau rockwool bila spesifikasi menuntut ketahanan api lebih tinggi.
- Lantai fiber cement board, tinggi ruang 2,85 meter, jendela aluminium, dan pintu baja.
- Instalasi listrik sudah termasuk dalam unit.
- Ukuran 3x3 m, 3x6 m, 3x6 m dua lantai, 3x6 m berdinding kaca tempered, serta custom knock-down maupun las.
- Opsi tambahan: toilet dalam, AC, partisi, tangga, kanopi, railing dan teras atap, pantry mini, plafon PVC, atap pelana atau miring spandek, lantai vinyl atau keramik, dan septic tank biotech.
Tulis spesifikasi pada fungsi dan dimensi, bukan pada merek. Panitia yang menyebut densitas inti panel, ketebalan, dan metode sambungan akan menerima penawaran yang bisa dibandingkan setara. Untuk hunian pekerja dan barak proyek, kombinasinya diuraikan di artikel mess karyawan.
Katalog Elektronik, TKDN, dan PBG
Aturan katalog elektronik berganti tahun ini. Peraturan LKPP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Katalog Elektronik dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah diundangkan 1 September 2026 dan mencabut Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2021. Dasarnya Perpres Nomor 46 Tahun 2025, perubahan kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018.
Perubahan yang paling terasa adalah peran Mitra Instansi Pengelola; bila mitra tidak tersedia, kewenangan kembali ke LKPP. Sistem katalog yang sudah berjalan diberi waktu penyesuaian satu tahun. Untuk e-purchasing konstruksi, mini kompetisi diatur lewat Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025, yang teksnya ada di JDIH LKPP.
Catatan jujur soal kategori produk: kami tidak menemukan konfirmasi adanya kategori khusus bangunan modular di katalog elektronik. Periksa langsung di inaproc.id sebelum menyusun paket, dan jangan mengandalkan nomor katalog dari sumber sekunder.
Soal komponen dalam negeri, ketentuan pengadaan mewajibkan instansi memakai produk dalam negeri bila tersedia produk dengan TKDN minimal 25 persen, dan kewajiban itu mengikat penuh ketika penjumlahan TKDN dengan BMP mencapai 40 persen. Sertifikat diterbitkan Kementerian Perindustrian melalui SIINas; ambang ini sebaiknya dikonfirmasi per paket karena rujukannya berbeda antar sumber.
Untuk perizinan, PP Nomor 16 Tahun 2021 mengenal klasifikasi tingkat permanensi: bangunan gedung permanen dan nonpermanen. Huntara pascabencana umumnya ditangani lewat jalur penanganan darurat sehingga mekanismenya tidak sama dengan bangunan biasa, dan itu wajib dikonfirmasi ke dinas setempat. Tahapan PBG untuk unit modular permanen dibahas di artikel izin PBG rumah modular.
FAQ
Berapa lama satu unit modular terpasang di lokasi?
Karena rangkanya sistem baut dan panel datang dalam bentuk lembaran siap pasang, pekerjaan di lokasi berurusan dengan perakitan, bukan pengecoran. Proyek huntara Kementerian PU memakai metode tanpa alat berat justru agar jadwal tidak bergantung pada mobilisasi crane. Durasi pasti bergantung jumlah unit, kesiapan pondasi, dan akses jalan.
Apakah unit bisa dipindahkan setelah masa tanggap darurat selesai?
Bisa, dan inilah alasan corner fitting serta sambungan baut penting ditulis di spesifikasi. Unit knock-down dapat dibuka, diangkut, dan dirakit ulang di lokasi baru, sehingga nilai asetnya tidak habis di satu siklus pemakaian. Unit versi las lebih kaku dan lebih cocok untuk penempatan jangka panjang.
Bagaimana cara mendapat harga untuk paket pengadaan?
Harga katalog dapat berubah dan belum termasuk PPN, pemasangan, serta ongkos kirim, sehingga angka pasti hanya keluar lewat penawaran resmi. Kirimkan jumlah unit, ukuran, opsi, dan titik lokasi; penawaran disusun berincian agar bisa dilampirkan ke dokumen harga perkiraan sendiri.
Minta Pricelist, Konsultasi Denah, dan Survei Lokasi
Paket pengadaan lebih sering gagal karena spesifikasi yang tidak dapat dipenuhi penyedia daripada karena anggaran, dan jauh lebih murah diperbaiki sebelum paket diumumkan.
Hubungi kami lewat halaman kontak sandwichpanels.id untuk meminta pricelist Smart Modular House, konsultasi denah sesuai kebutuhan instansi, dan jadwal survei lokasi. Sebutkan jumlah unit, kabupaten tujuan, dan tenggat waktu; kami balas dengan penawaran, rincian spesifikasi teknis, dan opsi pengiriman dari pabrik Cikarang.


